RI Alami Deflasi 5 Bulan Beruntun, 10 Provinsi Ini Paling Parah!

11 Provinsi Ini Alami Deflasi Parah, Ada Kalimantan - Papua!

Indonesia kembali mengalami deflasi selama lima bulan beruntun. Pada periode kali ini September 2024 lebih dari setengah provinsi di Indonesia mengalami deflasi Indeks Harga Konsumen (IHK).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indonesia kembali mengalami deflasi pada bulan September 2024, menandai periode deflasi yang telah berlangsung selama lima bulan berturut-turut.

Meskipun demikian, secara year-on-year (y-on-y), Indonesia masih mencatat inflasi sebesar 1,84 persen dengan IHK sebesar 105,93.

Pada September 2024, tercatat deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,12 persen, sementara inflasi year-to-date (y-to-d) berada di angka 0,74 persen. Inflasi inti y-on-y pada September 2024 tercatat sebesar 2,09 persen, dengan inflasi m-to-m sebesar 0,16 persen dan inflasi y-to-d sebesar 1,69 persen.

Meskipun terjadi deflasi secara m-to-m, sebagian besar kelompok pengeluaran masih menunjukkan kenaikan harga secara tahunan. 

Kelompok yang mengalami kenaikan indeks tertinggi adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya 6,25%, diikuti oleh makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,57%, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran senilai 2,25%.

Satu-satunya kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, dengan penurunan sebesar 0,28 persen.

Komoditas yang memberikan andil signifikan terhadap deflasi y-on-y pada September 2024 antara lain beras, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, tomat, ikan segar, bensin, dan telepon seluler.

Deflasi ini menjadi catatan terburuk bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, Indonesia sudah mencatat deflasi selama lima bulan beruntun yakni dari Mei hingga September 2024.
Jika dilihat dari tingkatan provinsi, ada sepuluh wilayah yang mengalami deflasi paling parah pada bulan lalu. Berikut daftarnya :

Papua Barat mencatat deflasi terparah sampai 0,92%, menunjukkan penurunan harga konsumen yang cukup signifikan.

Papua Selatan mengikuti di urutan kedua dengan deflasi sebesar 0,74%, sementara Papua Pegunungan berada di posisi ketiga dengan deflasi 0,60%.

Sulawesi Utara dan Aceh, meskipun tidak berada dalam satu pulau, namun mengalami tingkat deflasi yang hampir serupa yaitu 0,54% dan 0,52% secara berurutan. Hal ini menunjukkan bahwa deflasi tidak terpusat di satu pulau saja.

Sumatera Barat dan Papua Tengah mencatat angka deflasi yang sama, yaitu sebesar 0,44%. Menariknya meskipun berbeda pulau, kedua provinsi ini memiliki penurunan harga konsumen yang identik.

Setelahnya, provinsi papua mengalami deflasi sebesar 0,41%, sedikit lebih rendah dari Papua Tengah.

Riau dari kepulauan Sumatera masuk dalam 10 besar deflasi terparah setelah Sumatera Barat dan Aceh, mengalami deflasi 0,33%. Terakhir, Bengkulu menutup daftar dengan deflasi sebesar 0,28%.

Jika melihat secara keseluruhan dari 10 provinsi yang ada dalam daftar, lima diantaranya berasal dari Pulau Papua. Hal ini mengindikasikan bahwa adanya tren deflasi yang lebih kuat di wilayah Indonesia timur dibanding dengan wilayah lainnya.

Perlu diakui, deflasi dapat menguntungkan konsumen dalam jangka pendek karena harga barang dan jasa menjadi lebih murah sehingga seseorang bisa mengalokasikan pengeluaran untuk barang lainnya, tetapi deflasi yang berkepanjangan bisa berdampak negatif terhadap perekonomian, seperti penurunan produksi dan investasi, serta potensi peningkatan pengangguran.

https://huat138.jp.net/
https://jagohuat.shop/
https://terushuat.site/
https://epal-shop.com/
https://heylink.me/KAS138__/

Asyik! WNI Bisa Liburan ke 4 Negara Eropa Ini Tanpa Visa

Hot air balloons, carrying tourists, rise into the sky at sunrise in Cappadocia, central Turkey, early Tuesday, Aug. 7, 2018.  Cappadocia has become a favourite site for tourists in hot-air balloons who can slowly drift above the cone-shaped rock formations and then float up over rippled ravines for breathtaking views over the region.(AP Photo/Emrah Gurel)
Foto: AP/Emrah Gurel

Eropa menjadi salah satu benua yang menjadi tujuan destinasi wisata favorit para pelancong dunia, termasuk turis Indonesia. Kendati demikian, seringkali proses persiapan sebelum terbang ke Eropa atau pengajuan pembuatan visa membuat banyak orang Indonesia merasa kerepotan. Hal ini dan akhirnya membuat pelancong mengurungkan niat untuk liburan ke sana.

Siapa sangka, ternyata ada sejumlah negara di Eropa yang tidak memerlukan visa bagi wisatawan asal Indonesia. Negara mana saja? Berikut ulasannya, melansir dari Henley Passport Index dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok.

1. Serbia

Suasana Kota Belgrade di Serbia
Foto: Image by Falco via Pixabay
Suasana Kota Belgrade di Serbia

Serbia adalah negara dengan ibu kota Belgrade yang berbatasan dengan Hungaria di sisi utara, Bulgaria dan Rumania di sisi timur, Montenegro di sisi barat daya, dan Makedonia Utara di sisi selatan.

Serbia merupakan salah satu negara yang kaya sejarah dan memiliki banyak wisata menarik untuk dikunjungi.

Jika ingin berlibur ke Serbia, Anda tidak perlu mengajukan visa alias cukup membeli tiket pesawat dan membawa paspor. Warga Indonesia bisa masuk negara ini tanpa visa dengan masa tinggal 30 hari.

2. Azerbaijan

Azerbaijan adalah negara di Transkaukasia Timur yang berbatasan dengan Pegunungan Kaukasus di sisi selatan, Rusia di sisi utara, Laut Kaspia di sisi timur, Iran di sisi selatan, Armenia di sisi barat, dan Georgia di sisi barat laut.

Melansir dari laman resmi Council of Europe, negara dengan ibu kota Baku ini tercatat sebagai anggota ke-46 Majelis Eropa yang bergabung pada 25 Januari 2001. Secara geografis, Azerbaijan berada di persimpangan Eropa dan Asia Barat.

Jika ingin mengunjungi Azerbaijan, Anda perlu memiliki Visa on Arrival (VoA) 30 hari. VoA adalah dokumen izin masuk sementara yang diberikan oleh pemerintah negara tujuan untuk warga asing yang akan masuk ke negaranya.

3. Belarusia

Belarusia adalah negara yang sempat dikenal sebagai ‘Rusia Putih’ sebelum merdeka pada 1991. Negara Eropa Timur dengan ibu kota Minsk ini berbatasan dengan Ukraina di sisi selatan, Rusia di sisi utara dan timur, Polandia di sisi barat, dan Lituania serta Latvia di sisi barat laut.

Belarusia adalah destinasi yang tepat bagi Anda pecinta makanan olahan kentang. Sebab, kentang adalah bahan dasar sebagian besar makanan khas Belarus. Bahkan, masyarakat Belarus memiliki setidaknya 300 resep yang berbeda dengan berbahan dasar kentang.

Bagi Anda yang tertarik untuk mencicipi berbagai hidangan berbahan dasar kentang dan menikmati keindahan alam Belarus, Anda tidak perlu mengajukan visa alias cukup membeli tiket pesawat dan membawa paspor.

Para wisatawan Indonesia memperoleh masa tinggal 30 hari tanpa visa dengan catatan harus datang dari Bandara Internasional Minsk, tidak terbang dari atau ke Rusia, memiliki tiket pulang dalam waktu 30 hari, dan asuransi senilai 10 ribu euro.

4. Turkiye

Muslims, wearing protective masks as a precaution against infection from coronavirus sit, during the Eid al-Adha prayer inside the Byzantine-era Hagia Sophia, recently converted back to a mosque, in the historic Sultanahmet district of Istanbul, Friday, July 31, 2020. Small groups of pilgrims performed one of the final rites of the Islamic hajj on Friday as Muslims worldwide marked the start of the Eid al-Adha holiday amid a global pandemic that has impacted nearly every aspect of this year’s pilgrimage and celebrations. The last days of hajj coincide with the four-day Eid al-Adha, or “Feast of Sacrifice,” in which Muslims slaughter livestock and distribute the meat to the poor.  (Pool via AP)
Foto: Hagia Sophia (Pool via AP)

Turki yang kini mengubah nama resmi menjadi Turkiye adalah negara terakhir di Eropa yang tidak memerlukan visa bagi pelancong untuk mengunjungi negaranya.

Turkiye adalah negara unik karena salah satu kota terbesarnya, Istanbul, merupakan satu-satunya kota di dunia yang terletak di antara dua benua, yakni Eropa dan Asia. Secara geografis, sebagian besar wilayah Turki sebenarnya berada di Asia.

Negara dengan ibu kota Ankara ini berbatasan dengan Laut Hitam di sebelah utara, Georgia dan Armenia di sebelah timur laut, Azerbaijan dan Iran di sebelah timur, Irak dan Suriah di sebelah tenggara, Laut Mediterania dan Aegea di sebelah barat daya dan barat, serta Yunani dan Bulgaria di sebelah barat laut.

Turkiye terkenal memiliki banyak destinasi wisata yang menarik. Bahkan, sebanyak 21 situs di Turki terdaftar sebagai Daftar Warisan Dunia UNESCO. Tidak hanya tempat wisata, Turki juga memiliki banyak pilihan kuliner menarik untuk dicicipi.

Kabar baiknya, para pelancong asal Indonesia tidak memerlukan visa untuk mengunjungi Turki dan mendapat masa tinggal 30 hari.

Jasad Pejabat Ini Tak Diantar ke Liang Lahat Usai Buat Rakyat Susah

Potret Batavia atau Jakarta tempo dulu. (Dok: djawatempodoeloe)
Foto: Potret Batavia atau Jakarta tempo dulu. (Dok: djawatempodoeloe)

Para pejabat pembuat kebijakan seringkali menjadikan rakyat geram. Mereka yang diamanahkan untuk mensejahterakan malah menghasilkan keputusan memberatkan sehingga menimbulkan sikap antipati dari rakyat.

Salah satu contoh paling legendaris dan tragis atas kasus ini pernah menimpa pejabat di Jakarta (dulu Batavia) bernama Qiu Zuguan. Semasa hidup, Qiu kerap membuat kebijakan yang memberatkan, sehingga rakyat sangat membencinya. Bahkan, saat Qiu wafat, tak ada warga yang mengantarkan jasadnya ke liang lahat. Saking dibenci.

Bagaimana kisahnya?

Sejarawan Leonard Blusse dalam The Chinese Annals of Batavia (2018) menjelaskan, Qiu diangkat menjadi pejabat oleh Gubernur Jenderal VOC, Joan van Hoorn, pada 1705. Dia ditempatkan di lembaga bernama Boedelkamer yang mengurusi harta peninggalan orang-orang China di Batavia.

Sebagai catatan, kala itu banyak orang China, yang lama bermukim di Batavia, memutuskan kembali ke negara asal. Mereka pulang kampung tak hanya membawa badan, tapi juga barang dan harta bergerak.

Pada titik ini, Qiu ditugaskan Gubernur Jenderal untuk menarik pajak dari perpindahan tersebut. Dia juga ditugaskan mengurus administrasi orang-orang China, terutama terkait ahli waris dan kepemilikan harta di Batavia.

Meski begitu, dalam perjalanannya, Qiu bertindak di luar tugas yang ditetapkan. Selama enam tahun menjadi pejabat, Qiu tercatat sering membuat kebijakan memberatkan.

Dia pernah membebankan pajak upacara perkawinan terhadap orang China. Pajak ini membuat orang China di Batavia menjerit sebab makin menambah beban pajak yang harus dikeluarkan. 

Perlu diketahui, orang China di Batavia selalu menjadi sasaran utama wajib pajak. Benny G. Setiono lewat Tionghoa dalam Pusaran Politik (2008) menceritakan, selama tinggal di Batavia, orang China dibebankan pajak kepala dan pajak kuku. Jika tak mau membayar, maka bisa dipenjara 8 hari dan denda 25 gulden.

Di tengah besarnya beban tersebut, orang China harus dibebankan lagi pajak perkawinan yang dibuat Qiu. Bisa-bisa penghasilan mereka habis hanya karena besarnya potongan pajak. Dari sini, mereka sangat membeci Qiu.

Kebencian terhadap pejabat VOC itu perlahan meluas. Bukan hanya dari warga China, tapi juga orang Belanda dan pribumi. Penyebabnya karena Qiu mewajibkan rakyat Batavia membeli sertifikat kematian dari lembaganya.

Tentu, kebijakan ini menambah beban rakyat, khususnya mereka yang dilanda duka. Sudah dirundung malang, orang yang berduka tetap diperas pemerintah. Semua ini lantas membuat Qiu jadi objek kebencian warga.

Namun, rasa benci hanya sampai di mulut saja. Barulah puncaknya ketika Qiu wafat pada Juli 1721. Seperti biasanya, jasad orang wafat pasti akan diantar hingga ke liang lahat.

Sayang, ini tak terjadi pada jasad Qiu. Tak ada satupun warga bersedia mengantarkan jasadnya ke kuburan. Para warga mengaku mereka tak mau menolong Qiu sebab sang pejabat VOC itu menyusahkan rakyat semasa hidup. 

“Alhasil, peti mati berisi jasad Qiu diletakkan begitu saja di tengah jalan karena tidak ada orang mau mengangkatnya sampai kuburan,” ungkap Leonard Blusse. 

Saking tidak ada yang mau membawa, keluarga dan pejabat kolonial sampai membuat bujuk rayu. Namun, hasilnya nihil. Jasad Qiu tetap di tengah jalan. Alhasil, pemakaman pun tertunda.

Sampai akhirnya, pemakanan selesai ketika keluarga menyewa warga lokal untuk mengusung peti mati Qiu. Meski sudah di liang lahat, tak sedikit warga yang masih memendam amarah kepada Qiu Zuguan.  

Raam Punjabi Caplok 10% Saham MNC Pictures, Rogoh Rp 511 Miliar

MNC  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Foto: MNC (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

PT Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM) mengambil alih saham PT MNC Pictures (MNCP) sebanyak 106.675 lembar saham baru yang diterbitkan oleh MNCP senilai Rp 511.021.500.000.

Mengitip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RAAM kini memiliki 10% saham di MNCP. Adapun holding media Harry Tanoe PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) tetap menjadi pemegang saham mayoritas yang menguasai 89,9995%.

Selain itu, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) juga masih mempertahankan porsi saham minoritas, yakni 0,0005%.

“Tidak terdapat keberatan dari pihak tertentu atau pihak ketiga lainnya terkait dengan transaksi Perseroan dalam pengambil bagian atas saham baru pada MNCP,” tulis manajemen, Selasa (24/9).

Transaksi yang dilakukan oleh Perseroan tersebut di atas tidak dilakukan untuk kepentingan afiliasi dari Perseroan atau ditujukan untuk kepentingan afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali dari Perseroan.

kas138

Punya Proyek Bauksit-Aluminium Terintegrasi, MIND ID Gencar Eksplorasi

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso saat Peresmian Injeksi Bauksit Perdana SGAR PT. Borneo Alumia Indonesia, Mempawah, 24 September 2024.. (Tangkapan Layar Youtube)
Foto: Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso saat Peresmian Injeksi Bauksit Perdana SGAR PT. Borneo Alumia Indonesia, Mempawah, 24 September 2024.. (Tangkapan Layar Youtube)

Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID melalui anak usahanya PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), berupaya memenuhi kebutuhan aluminium dalam negeri. Upaya ini dilakukan dengan melaksanakan injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 1 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso menjelaskan bauksit masih mampu memenuhi kebutuhan produksi aluminium hingga 19 tahun.

“Tetapi kita tidak tinggal diam. Kita terus eksplorasi. Dengan produksi kita ganti cadangan minimal rasionya kita terpelihara,” kata dia usai peresmian injeksi bauksit perdana SGAR Fase 1 PT Borneo Alumina Indonesia, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (24/9/2024).

Untuk memproduksi 1 jula ton alumina ini dibutuhkan bahan baku 3,3 juta ton bauksit per tahun. Setelah fase 1 ini, perusahaan akan melanjutkan untuk mengerjakan proyek fase kedua dengan kapasitas produksi alumina juga sebesar 1 juta ton per tahun.

Untuk itu, pihaknya pun memohon dukungan pemerintah daerah untuk memperlancar investasi di fase berikutnya ini, baik dari sisi perizinan, pembebasan lahan, dan sebagainya.

Perlu diketahui, bauksit merupakan sumber bahan baku utama sebelum diproses menjadi aluminium. Prosesnya, bauksit diolah di smelter menjadi alumina, kemudian diproses lagi menjadi produk dengan nilai tambah lebih besar menjadi aluminium.

Adapun rasio pengolahan mineral bijih bauksit hingga menjadi alumina dan aluminium yakni 1 ton aluminium membutuhkan 2 ton alumina, sedangkan 2 ton alumina tersebut membutuhkan 6 ton mineral bijih bauksit.

Lebih lanjut injeksi mineral bijih bauksit merupakan rangkaian pertama dalam proses produksi alumina dengan target produksi alumina pertama yang direncanakan pada bulan November 2024. Proses commissioning atau uji coba akan dilakukan bertahap dengan kenaikan produksi bertahap atau ramp up production hingga Desember 2024.

Sebagai informasi smelter aluminium Inalum saat ini memiliki kapasitas produksi aluminium hingga sebesar 275.000 ton per tahun yang seluruhnya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik.

Namun kebutuhan aluminium dalam negeri saat ini mencapai 1,2 juta ton per tahun dan sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, pemenuhan aluminium dalam negeri masih didominasi oleh produk impor dengan porsi impor sebesar 56% dan pasokan dari Inalum sebesar 44% pada tahun 2023.

kas138

Tanda Kiamat Makin Nyata, Bill Gates Tanpa Ragu Tunjuk Indonesia

Bill Gates. (AP Photo/Jose Luis Magana, File)
Foto: Bill Gates. (AP Photo/Jose Luis Magana, File)

Sejumlah faktor membuat perubahan iklim semakin parah. Salah satunya ternyata banyak diproduksi di Indonesia.

Fakta ini diungkap oleh salah satu pendiri Microsoft yang kini menjadi filantropis, Bill Gates.

Dalam tulisan di blog personalnya, Gates mengatakan setiap tahun aktivitas di Bumi menghasilkan 51 miliar ton gas rumah kaca. Sebanyak 7% berasal dari produksi lemak atau minyak hewan dan tumbuhan.

“Untuk memerangi perubahan iklim, kita harus mengubah angka tersebut ke nol,” kata dia, dikutip dari blog personalnya, Sabtu, (21/9/2024).

Gates menyadari rencana untuk menghilangkan konsumsi lemak hewan bagi manusia hampir mustahil. Pasalnya, manusia sudah tergantung dengan lemak hewan sejak masa lalu.

Lemak hewan menyimpan nutrisi dan kalori yang dibutuhkan oleh manusia. Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengambil lemak tanpa memproduksi emisi, menyiksa hewan, dan menghasilkan zat kimia berbahaya.

Solusinya, kata Gates, sudah ditemukan oleh startup bernama ‘Savor’. Gates turut menjadi salah satu investornya.

Savor menciptakan lemak dari sebuah proses yang melibatkan karbondioksida dari udara dan hidrogen dari air. Senyawa tersebut lalu dipanaskan dan dioksidasi sehingga terjadi pemisahan komponen asam yang menciptakan formulasi lemak.

Gates mengklaim lemak yang dihasilkan memiliki molekul serupa yang ditemukan dari susu, keju, sapi, dan minyak nabati.

Selain produksi lemak hewan yang merusak lingkungan, Gates juga menyoroti faktor yang menciptakan dampak lebih besar yakni minyak sawit.

“Saat ini, minyak sawit adalah lemak nabati yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia,” ujarnya.

Gates mengatakan lemak nabati ditemukan di hampir semua kebutuhan sehari-hari, seperti kue, mie instan, krim kopi, makanan beku, hingga makeup, sabun badan, odol, deterjen, deodoran, makanan kucing, dan formula bayi. Bahkan, minyak sawit juga digunakan untuk biofuel dan mesin diesel.

Ia pun menegaskan masalah pada minyak sawit bukan soal penggunaannya, tetapi bagaimana proses produksinya. Mayoritas jenis sawit asli jenis Afrika Barat dan Tengah tidak tumbuh di banyak wilayah. Pohon itu hanya tumbuh subur di tempat-tempat yang dilewati garis khatulistiwa.

“Hal ini menyebabkan penggundulan hutan di area-area khatulistiwa untuk mengkonversinya menjadi lahan sawit,” kata Gates.

Proses ini berdampak buruk bagi keragaman alam dan menyebabkan pukulan telak bagi perubahan iklim. Pembakaran hutan menciptakan emisi yang banyak di atmosfer dan mengakibatkan peningkatan suhu.

“Pada 2018, kehancuran yang terjadi di Malaysia dan Indonesia saja sudah cukup parah hingga menyumbang 1,4% emisi global. Angka itu lebih besar dari seluruh negara bagian California dan hampir sama besarnya dengan industri penerbangan di seluruh dunia,” Gates menjelaskan.

Sayangnya, Gates mengatakan peran minyak sawit sulit tergantikan. Sebab, komoditas sawit murah, tidak berbau, dan melimpah.

“MInyak sawit juga satu-satunya minyak nabati dengan keseimbangan lemak jenuh dan tak jenuh yang hampir sama, itulah sebabnya minyak ini sangat serbaguna. Jika lemak hewan adalah bahan utama dalam beberapa makanan, maka minyak sawit adalah pemain tim yang dapat bekerja untuk membuat hampir semua makanan dan barang-barang non-makanan menjadi lebih baik,” Gates menjelaskan.

Untuk alasan-alasan tersebut, Gates mengatakan sudah ada perusahaan-perusahaan yang mencoba mengatasinya. Salah satunya C16 Biosciences yang berupaya membuat alternatif minyak sawit.

Sejak 2017, Gates mengatakan C16 mengembangkan produk dari mikroba ragi liar menggunakan proses fermentasi yang tidak menghasilkan emisi sama sekali.

Meski secara kimiawi berbeda dari minyak sawit konvensional, namun minyak C16 mengandung asam lemak yang sama, sehingga dapat digunakan untuk aplikasi serupa.

Sukses Bobol Emas 960 Kg, Malah Terungkap Akibat Ulah Istri

Emas. (Dok. Pexel)
Foto: Emas. (Dok. Pexel)

Pada masa pendudukan Jepang, ada satu kasus perampokan ‘viral’ yakni pencurian 960 kilogram emas oleh tentara Jepang bernama Hiroshi Nakamura. Perampokan yang dikenal dengan Peristiwa Nakamura ini awalnya berjalan mulus, namun akhirnya terbongkar karena ulang istri serdadu tersebut.

Sejarawan Ben Anderson dalam Revoloesi Pemoeda (2018) menyebut perampokan itu terjadi pada 1946 dan melibatkan penggelapan besar-besaran terhadap rumah gadai di akhir pendudukan Jepang.

Cerita perampokan ini bermula ketika Jepang menjadikan kantor Pegadaian di Jalan Kramat, Jakarta Pusat menjadi sentra pengumpulan harta rampasan. Di kantor itu, terdapat ratusan kilo emas, uang, dan barang berharga lainnya. Ketika Jepang hengkang dari Indonesia, harta-harta itu menjadi tak bertuan.

Sesuai hukum perang, maka seharusnya harta tersebut jadi milik pemerintah Indonesia. Meski begitu, praktiknya tidak sederhana. Terjadi kebingungan di antara tentara Jepang yang ada di Indonesia.

Pada titik ini, Vincent Houben dalam Histories of Scale (2021) mencatat Kapten Hiroshi Nakamura terprovokasi memiliki barang tersebut. Terlebih, dia bisa dengan mudah melakukan pencurian sebab dia punya jabatan penting di Indonesia.

Menurut Vincent Houben aksi ini didukung oleh atasannya, Kolonel Nomura Akira. Provokasi tersebut mendorong Nakamura melakukan tindakan kriminal: pencurian. Dia membawa truk ke Jl. Kramat untuk memboyong seluruh harta yang tersebar dalam 20-25 koper.

Menurut catatan De Locomotief (1/8/1948), harta yang dirampok Nakamura mencapai 960 kg emas senilai 10 hingga 80 juta gulden. Setelahnya, dia membawa harta tersebut ke rumah istri simpanannya, Carla Wolff, dan membawanya ke suatu taman milik seorang pengusaha China.

Aksi Nakamura ini berjalan lancar. Tak ada satupun yang mengendusnya sebab banyak orang masih sibuk mengurusi kemerdekaan. Praktis, harta tersebut membuat Nakamura dan Carla bisa hidup tenang di Indonesia dan kaya raya.

Akan tetapi, semua berubah akibat ulah istrinya sendiri. Setelah punya harta, gaya hidup Carla langsung berubah. Dia jadi hedon, suka pamer, dan sering menghambur-hamburkan harta.

“Saya lebih kaya dari Ratu Belanda. Saya akan tidur di ranjang emas dan para tamu akan makan dari piring emas,” kata Carla dikutip dari Rampok (2012).

Ketika sikap itu ditunjukkan Carla, perwakilan intelijen Belanda dan Inggris menjadi curiga. Terlebih, Carla ketika itu punya posisi penting sebagai anggota Organisasi Gerilya Hindia Belanda atau Nederlandsch Indies Guerilla (NIGO).

Intel itu heran soal asal-usul harta Carla. Alhasil, mereka melakukan investigasi dan terkuaklah bahwa itu semua hasil curian. Sayang, intel tersebut bukannya melaporkan, tapi ikut-ikutan memiliki harta tersebut. Mereka mengambil 20 kg emas hasil curian.

Dalam dunia pencurian, ada anggapan kalau aksi kejahatan diketahui banyak orang, makin besar pula risiko terbongkar. Pada akhirnya, anggapan ini benar terjadi. Akibat ulah Carla, makin banyak orang tahu ada aksi kriminal melibatkan tentara Jepang.

Semua ini berujung pada terbongkarnya kasus oleh pemerintah Belanda yang menduduki Jakarta. Mulai dari Nakamura, Carla Wolff, Nomura Akira, dan dua intel itu, ditahan oleh Belanda dan dinyatakan bersalah.

Menurut koran Het dagblad (24/6/1946) Nomura dinyatakan terlibat karena dia mengaku turut menikmati hasil rampokan karena berkedudukan sebagai atasan Nakamura. Nomura juga mengaku telah membuka 9 koper emas selama sehari di sebuah rumah. Kemudian, koper-koper itu dibawa ke kantor militer Jepang di Jakarta.

Akibat terbukti terlibat dalam perampokan, keempat tersangka resmi ditahan.

Nakamura mendapat hukuman paling berat. Sedangkan, Wolff dihukum 8 bulan penjara. Menariknya, ratusan kilogram emas tersebut tak diketahui wujudnya usai kasus itu terbongkar.

Saat penyelidikan kasus, pihak berwenang menyebut hanya menerima emas setara 1 juta gulden saja, sedangkan sisanya tak jelas kemana.

Ada yang menyebut Nakamura menyimpan sisa emas di suatu tempat yang dirahasiakan saat kepergok polisi. Ada pula yang mengatakan emas itu tersimpan di kawasan Menteng, Jakarta. Namun, satu hal yang pasti sisa keberadaan emas tersebut sampai sekarang tak diketahui di mana.

BI Rate Sudah Dipangkas, Warga RI Masih Sulit Dapat Bunga Kredit Murah

FILE PHOTO - The logo of Indonesia's central bank, Bank Indonesia, is seen on a window in the bank's lobby in Jakarta, Indonesia September 22, 2016.  REUTERS/Iqro Rinaldi/File Photo

Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps). Suku bunga kredit perbankan pun diharapkan dapat mengalami penurunan selaras dengan suku bunga acuan.

BI memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 6,0% pada Rabu (18/9/2024) sementara suku bunga Deposit Facility juga dipangkas menjadi 5,25%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6,75%.

Pemangkasan suku bunga ini adalah yang pertama sejak Februari 2021. BI mengerek suku bunga sebesar 275 bps sepanjang Agustus 2022-April 2024 dari 3,50% menjadi 6,25% sebelum menahannya pada Mei, Juni, Juli, dan Agustus 2024.

Seringkali menjadi pembahasan apakah dengan penurunan suku bunga acuan, maka suku bunga kredit akan mengalami penurunan juga?

Berdasarkan penelusuran CNBC Indonesia Research, BI pernah memangkas suku bunganya pada Juli 2019 sebesar 25 bps dari 6% ke 5,75%. Pada saat itu, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masing-masing berada di angka 10,13%, 12,9%, dan 10,77% (korporasi, mikro, dan Kredit Kepemilikan Rumah/KPR).

Tiga bulan setelahnya atau tepatnya pada Oktober 2019, SBDK korporasi dan KPR mengalami penurunan menjadi 9,95% dan 10,7%. Sementara SBDK mikro mengalami kenaikan tipis menjadi 12,97%.

Lebih lanjut, hingga Oktober 2019, BI terus menurunkan suku bunganya hingga mencapai level 5%. Disaat yang bersamaan, SBDK korporasi, mikro, dan ritel tidak terlalu berbeda jauh dibandingkan sebelumnya, yakni masing-masing sebesar 9,97%, 13,04%, dan 10,79%.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual menyampaikan bahwa ketika BI rate turun, maka suku bunga kredit perbankan akan ikut mengalami penurunan pula namun hal ini bersifat lagging.

“Biasanya suku bunga deposit dulu yang turun dan secara historis lebih dari tiga bulan laggingnya,’ ujar David.

Begitu pula Ekonom Bank Danamon, Hosianna Situmorang, yang mengatakan bahwa memang akan ada waktu lagging sekitar 2-3 bulan hingga akhirnya SBDK dapat turun sekitar 10 bps.

Pantauan CNBC Indonesia Research terhadap SBDK yakni ketika BI rate turun, SBDK korporasi terpantau turun dengan cukup konsisten jika dibandingkan dengan SBDK mikro maupun KPR.

Terlihat dari periode Juli 2019 hingga Mei 2021 yang secara konsisten terus mengalami penurunan bersamaan dengan turunnya BI rate.

Suku Bunga Kredit dan SRBI
Kendati BI rate dipangkas, sejumlah analis memperkirakan transmisi kebijakan suku bunga acuan ke bunga perbankan akan memakan waktu lebih lama. Apalagi saat ini terdapat instrumen investasi baru yakni Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang diterbitkan sejak September 2023 atau satu tahun lalu.

Seperti diketahui, pada September 2023, BI meluncurkan SRBI sebagai instrumen operasi moneter menggantikan Reverse Repurchase Agreement (Reverse Repo) Surat Berharga Negara atau RR SBN untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan.

Bagi bank, SRBI bisa disimpan untuk menambah likuiditas ataupun mendapatkan revenue dengan menjualnya ke pihak lain seperti perusahaan pengelola aset, investor baik dalam ataupun luar negeri, dan investor ritel.

Kehadiran SRBI semula diharapkan bisa meningkatkan pasar sekunder (jual-beli) SRBI antar bank serta bank dengan investor institusi keuangan asing. SRBI juga diharapkan bisa meningkatkan transaksi repo antar bank dengan menggunakan SRBI sebagai kolateral.

Imbal hasil dari SRBI saat ini berada di kisaran 7%, masih 100 bps di atas BI rate. Dengan tingginya imbal hasil yang diperoleh maka menempatkan dana di SRBI akan sangat menarik. 

Imbal hasil SRBI akan lebih menarik sebagai acuan dibandingkan BI rate saat bertransaksi pinjam meminjam antar bank ataupun transaksi repo.

Sebagai kompensasi bunga pinjaman yang lebih tinggi dari BI rate, bank peminjam tentu juga akan menggunakan bunga acuan yang lebih tinggi saat memberikan pinjaman kepada pihak lain. Dampak panjangnya, bunga pinjaman pun akan sulit turun sehingga pertumbuhan kredit bisa terhambat. 

Kehadiran SRBI dengan bunga tinggi juga bisa menambah dampak negatif lain yakni kekhawatiran terjadinya fenomena Crowding out. Istilah ini menggambarkan terserapnya aliran dana dari pasar keuangan ke salah satu instrumen otoritas, sehingga likuiditas sulit diperoleh oleh pelaku pasar keuangan.

BI sendiri berkomitmen menyesuaikan penerbitan SRBI, seiring dengan penguatan rupiah dan derasnya aliran modal yang masuk ke pasar keuangan domestik. 

Dengan berkurangnya penerbitan maka jumlah SRBI yang ada di pasar sekunder akan perlahan berkurang untuk semua tenor.  Imbal hasil pun diharapkan turun. Likuiditas yang semula ketat pun bisa melonggar sehingga persaingan perebutan dana berkurang.

CGS International mencatat dalam penerbitan terbaru, imbal hasil SRBI (12 bulan) turun 37 basis poin (bps) dari puncaknya 7,54% pada akhir Juni 24, sementara penerbitan menjadi kurang sering.

Nominal issued untuk SRBI enam bulan maupun 12 bulan terpantau terus mengalami penurunan. Untuk tenor enam bulan, penerbitan SRBI tak sampai Rp1 triliun dan untuk tenor 12 bulan tak sampai Rp13 triliun.

kadobet

Semester I-2024, Laba Bersih Lippo Cikarang (LPCK) Rp 66 M

Ilustrasi Apartemen.Lippo Cikarang (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) mencatat nilai pra-penjualan sebesar Rp 741 miliar pada kuartal kedua tahun 2024 atau mencapai 52% dari target Perseroan untuk tahun 2024 sebesar Rp1,4 triliun.

Pra-penjualan pada semester I didorong oleh permintaan yang kuat untuk proyek-proyek residensial, terutama produk rumah tapak dan ruko dengan kontribusi masing-masing sebesar 68% serta 20%. Produk utama rumah tapak Perseroan adalah produk klaster XYZ Livin dan Cendana Spark – North.
XYZ Livin.

Selain itu, perseroan juga melaporkan total pendapatan sebesar Rp 691 miliar pada paruh pertama tahun 2024, atau naik sebanyak 19,6% dari tahun sebelumnya karena peningkatan serah terima unit rumah tapak dan rumah toko kepada konsumen serta pendapatan lahan industri yang lebih tinggi.

Mengutip keterangan resminya, pada semester pertama tahun 2024, pendapatan utama perseroan berasal dari serah terima rumah tapak, unit komersial atau ruko, lahan industri serta pendapatan non-properti dari pengelolaan kota Lippo Cikarang.

“Proyek perumahan yang diserahterimakan pada tahun ini termasuk Waterfront Estates @Uptown, sebanyak 623 unit dan ruko The Hive @Uptown,” tulis manajemen, Jumat (20/9).

Sementara laba kotor juga tercatat positif sebesar Rp 278 miliar dengan margin laba kotor yang dapat dipertahankan pada level sebesar 40% sepanjang kuartal kedua tahun 2024.

Manajemen mengungkapkan, sepanjang semester I tahun 2024, EBITDA Perseroan dapat tetap dipertahankan positif sebesar Rp164 miliar atau margin sebesar 24% dari pendapatan. Selain itu, laba bersih tercatat sebesar Rp 66 miliar.

kadobet

Ada Relaksasi TKDN, Proyek PLTP PGE Ini Bakal Jalan

Perkuat Ekosistem Transisi Energi, PGE Siap Jadi Akselerator Bisnis Panas Bumi (CNBC Indonesia TV)

PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) mengungkapkan bahwa pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Hululais di Kabupaten Lebong akan berjalan sesuai target.

Hal tersebut menyusul relaksasi yang diberikan pemerintah terkait aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Sebelumnya, pembangunan proyek ini terhambat oleh regulasi TKDN.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Julfi Hadi mengatakan bahwa isu TKDN yang sempat menghambat proyek ini telah terselesaikan. Sehingga ia optimistis bahwa proyek PLTP Hululais akan segera berjalan sesuai dengan target yang sudah dicanangkan.

“Hululais dengan pertolongannya ibu Dirjen EBTKE, TKDN issue sudah resolve juga akan segera berjalan seperti target,” kata dia dalam wawancara bersama CNBC Indonesia (19/9/2024).

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Eniya Listiani menyadari bahwa masalah TKDN sempat menjadi isu dalam pengembangan proyek EBT, salah satunya yakni panas bumi.

Namun demikian, guna mengatasi hal itu pemerintah telah merilis Permen ESDM nomor 11 tahun 2024, yang memberikan keleluasaan bagi investor untuk masuk ke dalam proyek tanpa adanya pengecualian tertentu dalam dokumen bidding.

“Nah ini yang selama ini menghambat investasi panas bumi juga termasuk investasi PLTS yang lain. Nah dengan adanya Permen tersebut, kita sudah mengatur sekarang istilah tingkat kandungan dalam negeri proyek EBT. Jadi ada konsep baru, di mana ini menjadi bottleneck dari investasi tadi,” katanya.

Menurut Eniya, selain proyek PLTP Hululais, setelah adanya peraturan baru ini terdapat proyek lainnya juga yang mengalami kemajuan. Diantaranya seperti proyek PLTP Dieng 2 dan PLTP Patuha 2.

Adapun saat ini proses pembiayaan untuk kedua proyek ini sedang dibahas. Ia pun berharap perjanjian jual beli listrik (PPA) serta jadwal Commercial Operation Date (COD) dapat tercapai dalam waktu dekat.

“Dan saya harap segera PPA dan bisa COD secepatnya. Selain dari yang COD yang tahun ini sudah akan ada di 3 tempat juga, nah ini kita harapkan tadi i

kas138