Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, digeruduk puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Indonesia Care Tolak LBGT (Skin Care Tolak LGBT), pada Jumat 21 Maret 2025.
Puluhan massa menggelar aksi damai untuk menolak segala bentuk legalisasi dan promosi LGBT di media sosial, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan budaya bangsa. Mereka mendesak MUI memberikan pernyataan penolakan terhadap kelompok LGBT. Mereka juga meminta agar MUI untuk menolak seluruh influencer, dan publik figur yang terindikasi sebagai kaum LGBT.
“Kami tidak membenci individu, namun kami menolak ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa dan agama. Untuk itu kami mendesak MUI agar menyerukan penolakan terhadap kaum LGBT yang dapat merusak harkat derajat kemanusiaan,” ujar koordinator aksi, Irvan dalam keterangannya, Sabtu (22/3/2025).
Tampak puluhan peserta aksi juga membawa spanduk dan poster berisi seruan moral, serta penolakan terhadap keberadaan kaum LGBT yang semakin hari kian meresahkan. Serta membawa poster sosok yang diduga influencer produk skincare yang belakangan viral karena dugaan penyuka sesama jenis.
Kejadian itu bermula penganiayaan tersebut terjadi berawal saat anak korban SS (36) yang baru berusia 10 tahun, bahwa uangnya sebesar Rp2.000 telah diambil oleh adik dari pelaku bernama Opang. Lalu, mendengar hal itu pelaku kemudian mengajak anaknya untuk mencari Opang dan bertemu dengan di depan Masjid Gerung Timur.
Korban kemudian menanyakan perbuatan Opang terhadap anaknya, namun bersangkutan membantah telah mengambil uang. Lantaran Opang tidak mau mengaku, korban kemudian mengajak anaknya untuk pulang, tetapi korban tidak langsung pulang dan duduk santai di sebuah berubah depan rumah warga setempat.
“Tidak lama duduk, tiba tiba datanglah pelaku bersama adiknya dan ibunya. Ibunya pelaku saat itu marah-marah kepada korban karena Opang melapor telah ditampar oleh korban,” terang Kasi Humas Polres Lombok Timur AKP Nikolas Osman, Rabu (19/03/2025).
Meski korban membantah telah menampar Opang, lanjutnya, tiba – tiba dari arah belakang pelaku menusuk korban menggunakan pisau mengenai leher belakang korban.
Korban yang kaget dan merasa sakit langsung menoleh ke belakang dan melihat pelaku sempat mengayunkan pisau lagi yang dipegang dengan tangan kanannya ke arah korban dan langsung menangkis dan mengambil kayu untuk mencoba melawan,” ucapnya.
Setelah menusuk korban, pelaku kemudian kabur dan korban dilarikan ke Puskesmas Kerongkong karena mengalami luka di bagian leher belakang dan korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Suralaga.
“Sampai saat ini pelaku masih dalam proses pencarian. Petugas kemudian mengimbau kepada pihak korban atau pun keluarga untuk tidak melakukan upaya balas dendam dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum,” imbuh Nikolas.
Ketua DPR RI, Puan Maharani menyambut baik kebijakan Pemerintah terkait pemberian tunjangan bagi guru aparatur sipil negara (ASN), yang akan langsung ditransfer ke rekening pribadi guru tanpa melalui Pemerintah Daerah (Pemda). Kebijakan ini dinilai dapat mengurangi birokrasi yang tidak perlu, serta memastikan guru menerima hak mereka tepat waktu.
“Meski begitu, kebijakan ini tidak boleh hanya dipandang sebagai langkah teknis administratif, melainkan harus dikawal dengan mekanisme yang jelas agar tidak menimbulkan permasalahan baru terkait transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan sistem pembayaran tunjangan bagi guru ASN,” kata Puan Maharani, Senin (17/3/2025).
Seperti diketahui, Pemerintah resmi menerapkan kebijakan baru terkait mekanisme pemberian tunjangan bagi guru ASN. Tunjangan tersebut akan langsung ditransfer ke rekening pribadi guru tanpa melalui Pemda. Tunjangan langsung ini akan dibayarkan langsung ke para guru mulai Maret 2025.
Tunjangan tersebut mencakup Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Khusus Guru (TKG) bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik, serta Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi mereka yang belum memperoleh sertifikasi pendidik.
Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Maruarar Siahaan mengatakan, penghapusan kewenangan kejaksaan dalam penyidikan perkara korupsi dan menyerahkan kewenangan ini pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinilai sebagai hal yang tidak tepat, karena sebagai lembaga ad hoc keberadaan KPK justru sudah tidak diperlukan.
Hal ini disampaikan Maruarar menanggapi beredarnya draft revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Salah satu isi yang mendapat perhatian adalah adanya penjelasan di KUHAP tentang penghapusan kewenangan kejaksaan dalam penyidikan korupsi.
Draft KUHAP yang akan menghapus kewenangan Kejaksaan dalam penyidikan tindak pidana korupsi, menurut Maruarar, tidak tepat. Hal ini karena kewenangan KPK sebagai Penyidik Korupsi adalah bersifat ad hoc.
“Dalam kenyataan KPK terlibat dalam kasus yang sesungguhnya, bukan dimaksudkan sebagai kewenangannya, yang spesifik hanya menyangkut pejabat negara dan perkara yang menimbulkan kerugian negara dalam skala besar,” ungkap Maruarar dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Selain itu, lanjutnya, badan-badan ad hoc sudah waktunya dihapuskan setelah melalui evaluasi tentang kebutuhan urgenntnya tidak lagi terlihat.
Maruarar mengingatkan, pentingnya konsistensi dalam landasan pemikiran, bahwa KPK adalah lahir karena kepolisian dan kejaksaan tampak belum mampu untuk memberantas Korupsi. Dengan melihat KPK jutrsu adalah personel Kepolisian yang ditugaskan di KPK, tidak ada alasan yang menyebabkan bahwa karakteristik, kualitas dan kapasitas anggota polisi bisa menjadi luar biasa ketika menjadi anggota KPK.
“Karena latar belakang pendidikan, pembinaan dan disiplin yang berakar pada kepolisian juga akan terbawa ketika diangkat menjadi anggota KPK, kecuali dilihat secara individual kasuistis belaka,” paparnya.
Ia juga menambahkan, karakteristik dari proses pidana (criminal justice system), merupakan proses yang terintegrasi dengan konstrukksi yang saling mengawasi secara horizontal. Sehingga antara dominis litis dan redistribusi kewenangan harusnya saling mendukung.
Bahkan, Fajar terancam dikenakan sanksi tidak dengan tidak hormat (PTDH) karena kasus pelecehan seksual terhadap tiga anak di bawah umur, dan satu orang dewasa berusia 20 tahun, serta penggunaan narkoba.
Karo Wabprof Divpropam Polri Brigjen Agus Wijayanto juga sempat mengatakan, bahwa tindakan yang dilakukan Fajar merupakan pelanggaran berat, dengan jeratan pasal berlapis.
“Sampai kita melaksanakan gelar perkara, Div Propam melaksanakan gelar perkara dan ini adalah kategori berat. Sehingga pasal yang disampaikan Pak Karopenmas tadi adalah pasal yang berlapis dengan kategori berat dan kita juncto-kan PP 1/2003 tentang pemberhentian anggota Polri,” kata Agus kepada wartawan.
Fajar resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan penggunaan narkotika. Penetapan tersangka dilakukan usai Divisi Propam Polri memeriksa perwira menengah (pamen) Polri itu.
Hadir dengan dimensi kompak, VF3 memiliki panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, tinggi 1.652 mm, dan ground clearance 175 mm.
Soal performa, VF 3 dibekali baterai 18,6 kWh dengan klaim jarak tempuh 215 km berdasarkan NEDC. Didukung DC fast charging, pengisian baterai dari 10-70 persen hanya butuh 36 menit.
VinFast VF 3 mengandalkan motor listrik bertenaga 40 hp dan torsi puncak 110 Nm berpenggerak roda belakang (RWD). Untuk melaju dari 0 ke 50 km/jam hanya butuh 5,3 detik, dan kecepatan tertingginya hingga 100 km/jam.
VinFast VF 3 juga dibekali sejumlah fitur keselamatan, seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Traction Control System (TCS), dan Hill-Start Assist Control (HSA).
2. Gratis Isi Daya 3 Tahun
VinFast menjanjikan pengisian daya gratis selama 3 tahun pada charging station VinFast di seluruh Indonesia untuk pembelian VF3.
“VinFast sangat antusias menawarkan pilihan mobilitas hijau yang lebih cerdas dan menarik bagi konsumen Indonesia. Kami menawarkan gratis cas. Jadi konsumen tinggal, cas, cas, cas, selama tiga tahun,” kata CEO VinFast Asia, Pham Sanh Chayu, kepada Okezone beberapa waktu lalu.
Ini merupakan tawaran untuk menggoda konsumen dan mempercepat peralihan ke kendaraan listrik. Pengisian daya gratis ini berlaku hingga 1 Maret 2028. Konsumen bisa menghemat biaya operasionalnya.
Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa itu terjadi pukul 22.45 WIB, Kamis (13/3/2025). Koordinat gempa 7.73 Lintang Selatan dan 127.82 Bujur Timur.
“Mag:5.3, 13-Mar-25 22:45:42 WIB, Lok:7.73 LS,127.82 BT (46 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA), Kedlmn:160 Km, tdk berpotensi tsunami,” demikian keterangan yang ditulis BMKG yang dilihat MNC Portal Indonesia.
Adapun Titik gempa berada di 46 kilometer Timur Laut Maluku Barat Daya 160 kilometer.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban dampak dari gempa tersebut.
“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelasnya.
Beberapa waktu ini, Presiden RI, Prabowo Subianto mengundang 9 Naga Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta. Tujuan dari pertemuan ini adalah membicarakan strategi memperluas lapangan pekerjaan di Indonesia.
Salah satu nama yang menyita perhatian adalah Anthony Salim. Ia datang dengan delapan konglomerat lainnya, macam Sugianto Kusuma, Prajogo Pangestu, Boy Thohir, Franky Widjaja, Dato Sri Tahir, James Riady, Tomy Winata, hingga Ray Dalio.
Anthony Salim dikenal sebagai konglomerat Tanah Air yang memiliki banyak perusahaan dan bergerak di berbagai bidang.
Lantas, apa saja perusahaan yang dimiliki oleh Anthony Salim tersebut? Berikut ulasannya.
1. PT Medco Energi Internasional Tbk
PT Medco Energi Internasional Tbk merupakan salah satu perusahaan yang dimiliki oleh Salim Group dan telah terdaftar di bursa sejak 13 September 1994.
Adapun perusahaan yang telah beroperasi sejak 13 Desember 1980 ini bergerak pada sektor eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi.
2. PT Indomobil Sukses Internasional Tbk
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam industri otomotif.
Kegiatan utama dari salah satu perusahaan bagian dari Salim Group ini adalah perakitan dan distribusi kendaraan, bus, truk dan alat berat dan komponen terkait,
Berbagai merk mobil pun dirakit di perusahaan ini, antara lain Audi, Datsun, Foton, Hino, infiniti, John Deere, Kalmar, Manitou, Nissan, Renault, Renault Trucks, Saonon, SDLG, Suzuki, Volkswagen, Volvo Construction Equipment, Volvo Trucks dan Zoomlion.
3. PT Bumi Resources Tbk
Selain bidang minyak dan otomotif, Anthony Salim juga mengepakan sayapnya ke sektor energi.
Pria kelahiran Kota Kudus itu menjadi pengendali PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bersama Bakrie Group. Anthony membeli saham BUMI melalui private placement dengan harga aksi korporasi senilai USD1,6 miliar.
4. PT Indoritel Makmur Tbk
Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing dengan minimarket Indomaret. Jaringan bisnis Indomaret tersebut ternyata di bawah naungan PT Indomarco Prismatama yang juga bagian dari Salim Group.
PT Indoritel Makmur Tbk ini telah tercatat di bursa efek Indonesia pada 21 November 2000. Hingga akhir tahun 2024, Indomaret tercatat telah memiliki 23 ribu gerai.
5. PT Indofood Sukses CBP Makmur Tbk
PT Indofood Sukses CBP Makmur merupakan bagian dari Salim Group yang bergerak di sektor consumer goods. Berbagai produk pun telah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, seperti Indomie, Pop Mie, Indomilk, Club, hingga tepung Cakra Kembar.
Demikian ulasan mengenai perusahaan milik Anthony Salim, salah satu 9 Naga di Indonesia yang temui Prabowo di Istana.
Perusahaan Teknologi, Global Infotech Solution mengungkapkan, ke depan mesin EDC tidak lagi ada. Masing-masing mercant pengguna EDC dapat menggunakan handphone atau smartphone untuk transaksi pembayarannya.
“Mesin EDC kan mahal, nanti perbankan bisa memasukan sistem pembayaran di HP milik mercant. Jadi perbankan mendeliver sistem, sehingga tidak lagi menggunakan mesin EDC,” ujar Deputy Managing Director & Group CTO GIS Andre Wihardjo, Rabu (12/3/2025).
Penggunaan sistem ini juga sangat membantu operasional perbankan yang sebelumnya harus membeli mesin EDC dengan harga yang sangat mahal. Belum lagi penggunaan mesin EDC sangat banyak digunakan berbagai mercant di seluruh Indonesia.
“Tentu sistem ini sangat efisien yang tadinya harus beli satu unit EDC, harus konek internet dan sebagainya tidak perlu lagi. Dengan software ini saya rasa efisiensinya besar karena hanya menggunakan HP milik mercant,” ujarnya.
2. Mesin ATM
Sementara itu, untuk bisnis mesin ATM ke depan masih tetap ada. Hal ini karena masyarakat masih terbiasa memegang uang kertas.
“ATM itu apakah akan stagnan? sepertinya belum. Karena kita orang Indonesia kalau pegang uang kertas berasa ada power,” ujarnya.
Meski di beberapa kota besar sudah menerapkan pembauarannon tunai, tetap saja punya uang cash atau tunai masih menjadi hal kebiasaan masyarakat. Oleh karena itu, bisnis mesin ATM ke depan masih tetap tinggi.
“ATM bisnis untuk sampai 10 tahun ke depan. Masih ada perbankan untuk inves mesin ATM,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semua dana dalam transaksi Negotiable Certificate of Deposit (NCD) diterima oleh PT Bank Unibank Tbk, bukan oleh PT Bhakti Investama (BHIT), yang kini bernama PT MNC Asia Holding Tbk.
“Di mana penggelapannya? Uang ini jelas-jelas masuk ke Unibank, bukan ke BHIT atau Hary Tanoe. Semua ada buktinya, termasuk bukti transfer resmi,” ujar Hotman dalam konferensi pers di iNews Tower, MNC Center, Menteng, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Hotman menjelaskan CMNP saat itu membutuhkan dolar dan menunjuk PT Bhakti Investama (kini PT MNC Asia Holding Tbk) sebagai arranger.
“Di bulan Mei 1999, CMNP itu butuh dolar AS. Waktu itu salah satu bank Tbk paling sehat (Unibank), maka ditunjuklah PT Bhakti Investama sebagai arranger,” kata Hotman.
Ia menambahkan, dalam hal itu disepakati bahwa Unibank akan menerbitkan zero cupon bond seharga 28 juta dolar AS. Hal tersebut berarti Unibank menerima 17,4 juta dolar AS.
“Jadi Unibank sudah terima uang tersebut, dan tiga tahun kemudian, dia harus bayar 28 juta dollar AS. Itu artinya zero cupon bond,” imbuh dia.
Namun demikian, Hotman menjelaskan, pada 2001 Unibank ditutup pemerintah akibat adanya krisis moneter. Hal ini membuat CMNP tidak dapat mencairkan sertifikat deposito senilai 28 juta dollar AS.
“Unibank sudah terima uang. Bukan Hary Tanoesoedibjo yang terima uang, bukan Bhakti Investama yang terima uang, tapi yang terima uang adalah Unibank,” terang dia.
“Setiap transaksi terdokumentasi dengan baik. Ada bukti transfer, ada audit tahunan dari pihak CMNP sendiri yang memastikan semuanya sah. Kalau benar ada penggelapan, kenapa selama ini diam?” tegasnya.
Menurut Hotman, CMNP setiap tahun melakukan audit terhadap status NCD tersebut dan tidak pernah menemukan kejanggalan. “CMNP sendiri punya auditor yang setiap tahun memverifikasi surat berharga ini. Hasilnya? Semua sah, tidak ada masalah,” katanya.
Hotman pun mempertanyakan dasar hukum gugatan CMNP, terutama karena transaksi ini sudah terjadi lebih dari dua dekade lalu. “Secara pidana, ini sudah kedaluwarsa. Secara perdata pun, semua transaksi dilakukan langsung antara CMNP dan Unibank. Tidak ada peran BHIT selain sebagai perantara,” jelasnya.
Dengan adanya bukti transfer dan hasil audit yang jelas, Hotman menegaskan bahwa tuduhan penggelapan terhadap BHIT dan Hary Tanoesoedibjo tidak berdasar dan berpotensi mencemarkan nama baik.